Pelatihan Succes Skill Mahasiswa Baru (PSSMB) 2016 cukup meriah dan positif kare terdiri dari banyak kegiatan menarik untuk mahasiswa baru Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA). Tak hanya acara pengenalan profil kampus dan pelatihan serta outbond, kali ini mereka diberi pengenalan Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan sosialisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Kegiatan pada hari ke empat diawali dengan pelatihan Dasar-dasar Organisasi yang di narasumberi oleh bapak Teguh Santosa, salah satu alumni kampus IPMAFA yang juga mantan Presiden Mahasiswa pertama di IPMAFA. Beberapa materi yang disampaikan salah satunya mengenai pentingnya menjaga komunikasi dalam struktur organisasi, selain itu memperluas jaringan penting untuk digalakkan dalam rangka memajukan dan meningkatkan prestasi organisasi. Pada sesi ini acara dimulai pada pukul 08.00 wib.

Kegiatan yang jatuh pada hari kamis ini juga dimeriahkan oleh sosialisasi dan pengenalan BEM Fakultas dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Sosialisasi profil BEM Fakultas dan HMPS ini lebih berkesan kepada mahasiswa baru peserta PSSMB, sebab mereka disambut dengan hangat dan berkenalan langsung oleh senior-senior mereka yang aktif dalam organisasi. 
Mahasiswa baru diajak berkenalan dengan “wahana kegiatan mahasiswa” yang ada di LK terkait dengan jurusan dan program studi masing-masing. Mahasiswa baru tampak antusias memperhatikan sosialisasi yang dipaparkan oleh pengurus BEM Fakultas, baik itu BEM Fakultas Tarbiyah, BEM Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, maupun BEM Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam. Hal ini tampak dari banyaknya pertanyan yang dilontarkan oleh peserta. Mulai dari prestasi apa yang telah dicapai oleh LK, bagaimana organisasi itu dijalankan sampai pada bagaimana caranya mereka dapat turut serta andil dalam struktur organisasi.

Tahun ini memang ditekankan pada pengenalan Lembaga Kemahasiswaan, karena panitia PSSMB menilai penting sekali mahasiswa baru dapat lebih dalam mengenal LK. Harapannya setiap pengurus LK dapat menampung kader-kader yang kreatif dan produktif. 
Para panitia PSSMB bersama para pengurus berusaha sebisa mungkin supaya sosialisasi ini dapat maksimal. Niam, salah satu sie acara PSSMB berkomentar “Contoh nyata yang kami lakukan salah satunya dengan memberi porsi yang lebih untuk UKM tampil di depan peserta PSSMB, misalnya pada waktu break  panel akademik kampus kita menampilkan UKM Paduan suara Mahasiswa (PSM) untuk menyanyikan beberapa lagu termasuk hymne dan mars IPMAFA”.

Kemeriahan saat demo UKM tampak saat pengurus UKM menyampaikan profil, mengenalkan anggotanya dan menyebarkan formulir pendaftaran. Misalnya pada saat pengurus UKM Ahimsa mempresentasikan profil Ahimsa kepada mahasiswa baru. Mulai dari struktur organisasi, kegiatan-kegiatan yang dijalankan, sampai event-event yang besar seperti lomba dan sebagainya.
Salah satu mahasiswa baru bernama Muhammad Subhan “ada beberapa UKM yang saya minati, pertama UKM Racana kedua UKM Teater, karena saya sudah biasa aktif di Racana dan saya ingin memajukaan UKM ini, lalu mengenai UKM Teater, saya ingin mengasah bakat saya di bidang kesenian”.

Semua mahasiswa baru sebenarnya memiliki potensi yang perlu diasah dan dikembangkan. Dengan masuk dalam Unit Kegiatan Mahasiswa yang menjadi wadah mereka, mereka dapat mengembangkan kreatifitas dan bakat sesuai dengan bidangnya.
Share To:

Post A Comment: